Gubernur Sulut dan Menteri P2MI Teken MoU, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

FARID MAKA

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 06:53 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado – Wartaperubahan.com — Sumber : dari Gubernur Sulawesi Utara” Jumat, 24 April 2026, menjadi momen bersejarah bagi Sulawesi Utara. Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, S.E. bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Muktharudin menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama.

Penandatanganan yang dilaksanakan di Manado tersebut menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam melindungi dan meningkatkan kualitas Pekerja Migran Indonesia asal daerah. Kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat tata kelola penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Gubernur Yulius Selvanus menyatakan pekerja migran bukan sekadar tenaga kerja. Menurutnya, mereka adalah duta-duta daerah yang membawa harapan dan kontribusi nyata bagi perekonomian keluarga serta daerah.

Sulawesi Utara dikenal sebagai salah satu provinsi yang aktif mengirimkan tenaga kerja ke berbagai negara, termasuk Jepang. Karena itu, Gubernur menekankan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga berangkat secara legal.

Prioritas utama pemerintah adalah memastikan calon pekerja migran memiliki kompetensi yang memadai dan mendapatkan perlindungan menyeluruh. Hal ini untuk mencegah berbagai risiko yang sering dihadapi pekerja di luar negeri.

Gubernur menyampaikan apresiasi atas amanat langsung Presiden Prabowo Subianto yang diwujudkan melalui langkah konkret Kementerian P2MI. Amanat tersebut diterjemahkan menjadi program yang berpihak pada pekerja migran.

Melalui kerja sama ini, akan dibangun tata kelola yang terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan. Setiap warga yang akan bekerja di luar negeri akan mendapatkan pembekalan keahlian, pendidikan, kesehatan, dan informasi lengkap sebelum berangkat.

Pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan daya saing pekerja migran Indonesia di negara tujuan. Dengan kompetensi yang memadai, pekerja migran asal Sulut diharapkan terhindar dari praktik ilegal dan eksploitasi.

Gubernur berharap kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga pekerja migran. Dengan kolaborasi pusat dan daerah, visi Sulawesi Utara Maju dan Pekerja Migran Indonesia Sejahtera dapat terwujud. Tutupnya,” Gubernur Sulawesi Utara, Yulius

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Laporan Geostrategi dari Penasihat Khusus Pertahanan
Penganiayaan Maut di Aertembaga, Ibu 41 Tahun Tewas di Tangan Anak
Kejari Bitung Gelar Seminar Nasional Hak Cipta Lagu dan Merek
Kunjungan Lurah dan Seklur Makawidey ke RS, Berikan Dukungan pada Staf Sakit
Polres Bitung Respons Cepat Gempa 7,6 SR, Tidak Ada Korban Jiwa
Komitmen Jaga Kesehatan, Polres Bitung Gelar Pemeriksaan Berkala
Truk Hantam Sepeda Motor di Bitung, 1 Orang Meninggal
Keamanan Hari Raya Idul Fitri di Bitung, Aparat dan Masyarakat Bersinergi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:33 WIB

Kunjungi Posko TMMD, Kades Gunung Cut Sampaikan Aspirasi Warga ke Satgas Kodim Abdya

Kamis, 23 April 2026 - 18:28 WIB

Satgas TMMD ke-128 Kodim Abdya Mulai Bongkar RTLH di Gunung Cut, 5 Unit Ditargetkan Direhab

Kamis, 23 April 2026 - 18:23 WIB

Air Mata Bahagia Nurhabibah, Rumahnya Direhab Satgas TMMD Kodim Abdya

Berita Terbaru