Medan, Jumat (28/11/2025) — Keprihatinan mendalam melanda masyarakat Kota Medan pasca bencana banjir hebat yang merendam berbagai kawasan sejak beberapa hari terakhir.
Dampaknya kini semakin meluas, salah satunya pada sektor distribusi energi.
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai titik kota dilaporkan mengalami kekeringan pasokan bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis bensin.
Keluhan datang dari para pengguna kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat sejak Jumat pagi hingga sore.
Mereka mengaku kesulitan memperoleh bensin karena banyak SPBU mulai menghentikan pelayanan akibat pasokan yang habis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa SPBU besar yang biasanya ramai justru tampak melakukan penutupan.
SPBU yang tutup tersebut antara lain berada di Jalan Sutomo, Jalan Merak Jingga, Jalan Amir Hamzah, Jalan Gaperta, Jalan Amir Hamzah, Jalan Gator Subroto Sei Sikambing CII, serta sejumlah titik lainnya yang kini mengalami kondisi serupa.
Sejumlah warga yang ditemui awak media, menyampaikan rasa kecewa dan cemasnya.
Selain mengganggu aktivitas harian, situasi ini menimbulkan antrean panjang di beberapa SPBU yang masih memiliki stok terbatas seperti di Jalan Putri Hijau dan Perintis Kemerdekaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait kapan pasokan BBM akan kembali normal.
Namun pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk memastikan distribusi energi kembali lancar, mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat pasca banjir.
Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat betapa rentannya infrastruktur vital ketika bencana alam melanda.
Masyarakat berharap pemerintah dan lembaga terkait dapat segera melakukan langkah mitigasi dan penanganan berkelanjutan agar krisis serupa tidak terjadi kembali di masa mendatang.(AVID)

































