Tanggapan Keras Praktisi Hukum Angan Zagoto: “Tidak Semua Pelaku Penganiayaan Layak Dijatuhi Hukuman Sama”

Redaksi Medan

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 12:34 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Praktisi hukum Angan Zagoto, S.H., M.Hum., menyampaikan kritik tajam terhadap penanganan kasus-kasus penganiayaan yang dinilainya kerap disamaratakan tanpa mengurai peran masing-masing pelaku secara objektif dan proporsional.

Menurutnya, masih banyak proses hukum yang tidak menempatkan setiap pelaku sesuai dengan tingkat keterlibatan dan tingkat kesalahan yang sebenarnya.

Tidak semua orang dalam satu kasus penganiayaan bisa dijatuhi hukuman yang sama. Hukum pidana itu harus melihat peran, niat, dan perbuatan yang dilakukan masing-masing individu. Kalau ini diabaikan, maka yang terjadi bukan keadilan, tapi kesewenang-wenangan,” tegas Angan Zagoto dalam bincang bincang hukum di Kedai Cemot Jalan Melati IV Blok VI Helvetia Medan, Selasa (19/11/2025).

Ia menilai, sejumlah kasus yang mencuat belakangan ini menunjukkan adanya kecenderungan aparat penegak hukum melakukan generalisasi terhadap seluruh terduga pelaku, bahkan terhadap mereka yang perannya minimal atau sekadar ikut berada di lokasi kejadian.

Menurut Angan, hal ini sangat berbahaya karena berpotensi menjerumuskan orang yang tidak layak dihukum berat, sementara aktor utama justru bisa bersembunyi di balik kerumunan.

Ada pelaku utama, ada pelaku pembantu, ada yang hanya ikut terbawa suasana, bahkan ada yang sama sekali tidak melakukan kekerasan namun tetap diseret sebagai pelaku. Ini keliru dan bertentangan dengan asas-asas hukum pidana,” ujarnya tegas.

Ia mengingatkan bahwa KUHP dan doktrin hukum pidana membedakan secara jelas antara pelaku, turut serta, membantu melakukan, serta mereka yang hanya hadir tanpa partisipasi aktif. Semuanya memiliki konsekuensi hukum yang berbeda, baik dari segi pasal maupun ancaman pidana.

Angan juga mendesak penyidik agar lebih cermat dalam melakukan gelar perkara serta memeriksa setiap saksi secara mendalam, bukan sekadar mengejar formalitas penyelesaian perkara.

Kalau prosesnya asal-asalan, maka pengadilan hanya akan menerima berkas yang sudah salah sejak awal. Keadilan mustahil lahir dari penyidikan yang tidak objektif,” katanya.

Praktisi hukum yang dikenal vokal itu juga meminta agar masyarakat tidak takut bersuara apabila ada indikasi ketidakadilan dalam sebuah perkara. Ia menegaskan bahwa hukum harus menjadi pelindung, bukan alat untuk menekan pihak yang lemah atau yang tak mampu membela diri.

Hukum itu hidup karena keadilan. Jika keadilan dikorbankan, maka hukum kehilangan maknanya. Saya ingatkan, jangan sampai ada pihak yang harus menjalani hukuman berat hanya karena penyidik malas mendalami peran sebenarnya,” tutup Angan dengan nada keras.

Berita ini menegaskan kembali pentingnya penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan tidak diskriminatif, sebagai fondasi keadilan bagi semua warga negara.(red)

Berita Terkait

Audiensi dengan Pemkab Karo, Bapas Kelas I Medan Bahas Rencana Pembangunan Bapas Baru di Kabanjahe
Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Kelas IIA Binjai Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadan
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan
Lapas Sibolga Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga
Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
Hadirkan Kehangatan dan Kebersamaan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Buka Bersama Warga Binaan dan Keluarga Warga Binaan
Didukung Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, Polsek Perbaungan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama
Buka Puasa Bersama dan Penguatan Tahfiz, Lapas Kelas I Medan Tegaskan Komitmen Pembinaan Humanis

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:04 WIB

Audiensi dengan Pemkab Karo, Bapas Kelas I Medan Bahas Rencana Pembangunan Bapas Baru di Kabanjahe

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:42 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Kelas IIA Binjai Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:38 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

Lapas Sibolga Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:25 WIB

Hadirkan Kehangatan dan Kebersamaan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Buka Bersama Warga Binaan dan Keluarga Warga Binaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:56 WIB

Didukung Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, Polsek Perbaungan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:47 WIB

Buka Puasa Bersama dan Penguatan Tahfiz, Lapas Kelas I Medan Tegaskan Komitmen Pembinaan Humanis

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:23 WIB

Respon Cepat Informasi Masyarakat, PATNAL Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut sidak Lapas Lubuk Pakam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!