Kilau Emas Muharram: Pegadaian Dorong Ekonomi Syariah Di Aceh

Redaksi Medan

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 09:56 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, PT Pegadaian melalui unit Pegadaian Syariah meluncurkan program sosial-ekonomi bertajuk Kota Islami Lhokseumawe Amanah untuk Ekonomi Masyarakat Aceh Sejahtera (KILAU EMAS MUHARRAM).

Program ini dilaksanakan pada 28 hingga 29 Juni 2025, dengan tujuan memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pendekatan inklusif, edukatif, dan berbasis nilai-nilai spiritual.

Pemimpin Kantor Wilayah PT Pegadaian Sumut Aceh, Maksum, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mengusung konsep ekonomi berbasis syariah yang memperhatikan kesejahteraan sosial dan spiritual masyarakat.

“Program ini adalah wujud kepedulian kami, khususnya di provinsi Aceh, yang menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang melaksanakan kegiatan ini. Kami telah memulainya sejak Maret dan Insya Allah akan berlanjut hingga Desember 2025 mendatang,” ujar Maksum.

KILAU EMAS MUHARRAM hadir sebagai wadah untuk menyebarkan pemahaman tentang ekonomi syariah, yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan material, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas. Program ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe serta berbagai pihak terkait untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan menyentuh berbagai aspek kehidupan.

Selama dua hari penyelenggaraan, berbagai kegiatan melibatkan langsung masyarakat, termasuk literasi keuangan syariah, pemeriksaan kesehatan bagi 200 anak dan lansia, serta pembagian sembako kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan doa & dzikir bersama, santunan untuk anak yatim, serta acara-acara yang menguatkan dimensi spiritual umat turut mewarnai rangkaian acara ini.

Maksum menambahkan, melalui kegiatan ini Pegadaian Syariah berupaya menjembatani kesenjangan ekonomi dan memberikan akses lebih luas kepada masyarakat terhadap layanan keuangan yang berbasis prinsip syariah. Kolaborasi antara Pegadaian dan Pemerintah Kota Lhokseumawe menjadi bukti bahwa ekonomi yang berkelanjutan harus melibatkan berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial.

“Program ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis untuk membangun sinergi antara Pegadaian, pemerintah daerah, akademisi, praktisi, dan masyarakat. Kami berharap ini dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kota Lhokseumawe,” kata Maksum.

KILAU EMAS MUHARRAM juga bertujuan mendukung ekonomi lokal yang lebih mandiri dengan memberikan perhatian khusus kepada anak yatim dan mereka yang membutuhkan melalui santunan dan pembagian paket sembako. Selain itu, Pegadaian memberikan tabungan emas kepada mahasiswa sebagai modal awal untuk masa depan mereka.

Harapan terbesar dari kegiatan ini adalah terciptanya ekonomi berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Dengan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, Pegadaian berencana memperkenalkan layanan keuangan yang lebih inklusif dan sesuai dengan nilai-nilai agama.

“Dengan tema Ekonomi Masyarakat Aceh Sejahtera, kami berharap program ini dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis syariah yang memperhatikan keseimbangan antara aspek material dan spiritual, serta menginspirasi daerah lain untuk mengikuti jejak Pegadaian,” tambah Maksum.

KILAU EMAS MUHARRAM menjadi contoh nyata dari sinergi antara sektor ekonomi dan spiritual, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan mendorong terciptanya masyarakat Aceh yang lebih sejahtera. (red)

Berita Terkait

Lapas Kelas I Medan Hadirkan Layanan Administrasi Kependudukan bagi 604 WBP, Wujud Nyata Pelayanan Prima HBP ke-62
Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil
Ikrar Bebas Narkoba dan HP Digelorakan, Kakanwil Ditjenpas Sumut: Perubahan Dimulai dari Hal Kecil
Sambut HBP ke-62, Rutan Pangkalan Brandan Wujudkan Zero Halinar melalui Pelaksanaan Tes Urine Pegawai dan WBP, serta Razia Kamar Hunian
Peringati HBP Ke-62, Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Tes Urin Bagi Pegawai dan WBP
Kabid Humas Polda Sumut Selamatkan Warga dari Upaya Penarikan Paksa Mobil oleh Debt Collector di Jalan
Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Sibolga Laksanakan Razia, Perkuat Komitmen Zero Halinar
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB

Dorong Kesehatan Lingkungan, TMMD Bangun MCK di Aceh Barat Daya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:16 WIB

Satgas TMMD 128 Kodim Abdya dan Warga Bersihkan Semak dan Saluran Air di Gunung Cut

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:53 WIB

Excavator Dikerahkan, Progres Jalan TMMD di Kawasan Perbukitan Meningkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WIB

Tingkatkan Sanitasi Desa, Satgas TMMD Mulai Semenisasi Balok MCK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:46 WIB

Dari Pondasi Hingga Harapan, TNI Bangun Rumah Layak untuk Warga Gunung Cut

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:17 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim Abdya Gotong Royong Bersihkan Masjid Al Mukaramah Bersama Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:42 WIB

Aksi Nyata TMMD ke-128, TNI dan Masyarakat Bersihkan Masjid Demi Kenyamanan Ibadah

Kamis, 30 April 2026 - 18:20 WIB

TMMD Abdya Tuai Apresiasi, Kades: Program Ini Nyata Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Dorong Kesehatan Lingkungan, TMMD Bangun MCK di Aceh Barat Daya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB