Wartaperubahan.com
Pamekasan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan melaksanakan tes urin narkoba bagi pegawai, peserta magang, dan warga binaan pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan meningkatkan integritas seluruh penghuni serta pegawai.
Tes urin berlangsung di Ruang Kunjungan Lapas Pamekasan mulai pukul 11.30 WIB, diikuti oleh 57 pegawai, 26 peserta magang, dan 30 warga binaan. Pengambilan sampel urin dilakukan secara bergiliran, kemudian seluruh sampel diuji untuk mendeteksi adanya kandungan narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif hingga selesai, serta menjadi bukti komitmen Lapas Pamekasan dalam melaksanakan program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus penguatan komitmen lembaga dalam menjalankan program pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjaga hasil negatif tes ini dan terus meningkatkan pengawasan serta pembinaan bagi seluruh warga binaan dan pegawai.
Selain itu, kegiatan tes urin ini selaras dengan arahan pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Pelaksanaan hasil pemeriksaan juga dilaporkan ke Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur sebagai bentuk pertanggungjawaban dan koordinasi berjenjang.
Dengan kegiatan tes urin yang rutin, Lapas Kelas IIA Pamekasan berharap dapat mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba bagi seluruh warga binaan dan pegawai.

































