Bangga Jadi Orang Batak Sebagai Pemersatu Bangsa

Redaksi Medan

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 00:19 WIB

501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan

Jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 Tahun, Perserikatan Bangso Batak Sedunia (PBBD) mengajak semua orang-orang Batak agar tetap “bangga sebagai orang Batak” yang menghargai sejarah, adat budayanya dan harus mampu sebagai alat pemersatu bangsa.

Hal itu disampaikan Taulim P. Matondang, Ketua umum DPP PBBD dalam rangka menjalin persatuan dan kesatuan bangsa sebagai salah satu suku yang ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, akhir-akhir ini semakin marak berkembang isu-isu atau statemen sejarah batak yang dibuat oleh pihak-pihak yang mungkin kurang memahami sejarah atau bahkan sebagai upaya pembelokan sejarah.

Pendapat atau statemen sejarah yang marak di media sosial saat ini, seolah-olah pendapat pribadi atau kelompok yang “malu disebut sebagai orang batak”

Memang, fenomena itu bukanlah hal baru di era ini. Karena masa penjajahan Belanda juga sudah muncul melalui politik “devide et impera” yang menyebut tidak ada batak. Tapi yang ada yaitu, par Silindung, par Toba, Barus, dan lain-lain yang identik menekankan daerah asal atau “daerahisme”.

Seiring perkembangan jaman, masuknya budaya-budaya luar, nampak ada kecenderungan pada generasi milenial batak, mulai meninggalkan budaya dan bahasa batak, bahkan ada yang tidak mau menyebut marganya.

Padahal, ciri-ciri batak adalah :

– punya marga

– punya bahasa sendiri yaitu bahasa batak

– punya aksara yaitu aksara batak

– punya adat dan budaya seperti “ulos batak” dan “dekke batak”.

Sedangkan daerah adalah wilayah pesebaran dan bermukimnya orang-orang batak dari daerah asal atau “bona pasogit”.

 

Daerah asal atau bona pasogit batak adalah pulau Samosir, Kecamatan Sianjurmula-mula. Mereka hijrah dari daerah asal, tentu ke wilayah-wilayah terdekat seperti, Toba atau Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sipirok atau Tapanuli Selatan, Simalungun, Karo, Dairi, Pakpak bahkan sampai ke Aceh Tenggara.

 

Agar generasi penerus batak atau yang disebut generasi milenial dan generasi Z tidak kehilangan jatidiri sebagai batak, diharap kepada para orangtua tetap mengedukasi anak-anaknya tentang sejarah batak, dimulai dari marganya dan tetap memakai.

Selain memakai marga, perlu juga dijelaskan tentang kaitan dengan marga ibu, sehingga terjalin sistem kekerabatan dan Dalihan Na Tolu. Dengan demikian akan tertanam jiwa “bangga sebagai orang batak”. (F_01)

Berita Terkait

Gema Salawat dan Tradisi Munggahan Warnai Persiapan Ramadhan di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan
Persiapan Milad ke 40 PB ISMI Sudah Mantaf, Pengurus dan Anggota Diharap Hadir dan Memeriahkan
Marhaban Ya Ramadhan, GM FKPPI 0201 Medan Gelar Punggahan Sambut Ramadhan 1447 H
Razia Mendadak Malam Hari, Lapas Kelas IIA Binjai Sikat Barang Terlarang dari Blok Hunian WBP
Gerak Cepat Subuh Hari, Kalapas Pimpin Razia Insidentil di Blok Hunian
Kalapas Kelas I Medan Berikan Piagam Penghargaan kepada Pegawai Berprestasi
Penandatanganan Kerja Sama Lapas Kelas I Medan dan Yayasan Pelita Kasih Harapan Baru, Perkuat Program Bible Group Study
Lapas Binjai Ikuti Arahan Kakanwil Ditjenpas Sumut Perkuat Keamanan dan Pembinaan Keagamaan

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:41 WIB

Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 50,7 Kg Ganja, Amankan Dua Pelaku

Senin, 19 Januari 2026 - 13:51 WIB

Polres Aceh Tenggara Berhasil Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:29 WIB

Ketua LSM Penjara Aceh Minta Polisi Tak Takut Hadapi Tekanan Massa yang Diduga Didalangi Jaringan Narkotika

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:33 WIB

Keluarga Besar Bang Kunet dan Kak Nasti Sampaikan Kekecewaan Mendalam atas Tuduhan Fitnah Akun Palsu “Putri Diana”

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:36 WIB

Polres Gayo Lues Antar Warga Tujuan Kutacane dan Evakuasi Masyarakat Sakit dari Putri Betung

Kamis, 27 November 2025 - 15:42 WIB

Sigap dan Humanis, Polres Aceh Tenggara Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Lawe Kinga Lapter

Senin, 17 November 2025 - 02:22 WIB

LSM Gempita Bongkar Skema Lapis Tiga Korupsi Jembatan Silayakh

Selasa, 11 November 2025 - 14:16 WIB

PKBM Harapan Bangsa Diduga Fiktif: Izin Aktif, Dana BOP Mengalir, Tapi Tak Ada Siswa

Berita Terbaru