Demi Bangun Citra Humanis, AKBP Hyrowo, S.I.K. Pimpin Langsung Pembersihan Dua Masjid di Kecamatan Blangpegayon

WARTA PERUBAHAN

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 12:25 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren – Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues menggelar kegiatan Bakti Religi sebagai wujud nyata kedekatan institusi Polri dengan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025, dengan melibatkan jajaran personel kepolisian dan masyarakat dalam aksi gotong royong membersihkan dua rumah ibadah, yaitu Masjid Nurul Huda di Desa Ume Lah dan Masjid Abu Abas di Desa Kutebukit, Kecamatan Blangpegayon.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., dan didampingi oleh Wakapolres Kompol Edi Yaksa, S.Sos., Kabagops Kompol Iskandar, S.Pd., M.Pd., Kabagren AKP Junaidi Desky, P.S. Kabaglog AKP Gomgom Tampubolon, serta para Kasat dan puluhan personel lainnya dari jajaran Polres. Hadir pula para wartawan lokal serta sejumlah tokoh masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan penuh kebersamaan tersebut.

Sejak pagi, petugas dan masyarakat bergotong royong membersihkan seluruh bagian masjid, mulai dari halaman depan, ruang utama, tempat wudhu, mimbar, ventilasi, karpet, hingga fasilitas ibadah lainnya. Semangat gotong royong begitu terasa. Masyarakat menyambut antusias, anak-anak ikut membantu, dan para orang tua tampak tersenyum bangga melihat kolaborasi hangat antara polisi dan warga dalam merawat rumah ibadah.

Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga kebersihan tempat suci, tetapi juga membangun kembali semangat persatuan dan silaturahmi antara institusi Polri dengan masyarakat. Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, tidak hanya dalam konteks hukum, tetapi juga sebagai pelayan dalam kehidupan sosial dan spiritual.

“Dalam semangat Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami ingin Polri hadir dengan hati, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat. Kita ingin masyarakat tahu bahwa polisi ada untuk membantu, merawat, dan menyatu dalam kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Kapolres dengan penuh ketulusan.

Kapolres juga menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang hadir, bahwa pengabdian tidak diukur dari besar kecilnya tugas, melainkan dari keikhlasan dan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh orang lain. “Bakti kecil yang dilakukan dengan hati yang besar, jauh lebih berarti daripada pekerjaan besar yang dilakukan tanpa keikhlasan. Kita mulai dari membersihkan masjid hari ini, besok kita bersihkan hati, dan terus jaga niat untuk melayani negeri ini sepenuh hati,” tambahnya dengan semangat.

Bagi masyarakat di Desa Ume Lah dan Kutebukit, kegiatan ini menjadi pengalaman yang mengesankan. Beberapa warga menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama mereka melihat pimpinan kepolisian turun langsung bersama anggotanya dalam membersihkan rumah ibadah. “Kami merasa dihargai, bukan hanya sebagai warga, tapi sebagai mitra. Ini contoh yang baik, bukan hanya menyuruh, tapi ikut bekerja. Ini baru namanya pemimpin,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang ikut dalam gotong royong tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat citra positif Polri sebagai institusi yang dekat dan peduli. Wartawan lokal yang meliput acara pun mencatat bagaimana para anggota kepolisian bekerja tanpa sekat, bahkan membantu warga tua yang kesulitan membawa ember dan peralatan. Suasana yang hangat ini menciptakan kesan bahwa Polri bukan entitas yang jauh, melainkan bagian dari komunitas itu sendiri.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Gayo Lues juga merencanakan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako untuk warga kurang mampu, penyuluhan hukum dan narkoba untuk pelajar, edukasi tertib berlalu lintas, serta lomba-lomba yang bersifat membangun karakter dan wawasan kebangsaan.

Momentum Hari Bhayangkara tahun ini mengangkat tema nasional “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung semangat agar institusi Polri terus berbenah, lebih modern, lebih humanis, dan lebih hadir dalam kehidupan masyarakat dengan pendekatan yang inklusif dan menyeluruh. Di tengah kompleksitas sosial yang terus berkembang, Polri dituntut tidak hanya responsif dalam penegakan hukum, tetapi juga proaktif dalam menjaga keharmonisan sosial.

Kegiatan Bakti Religi di Gayo Lues ini menjadi perwujudan nyata dari semangat tersebut. Polres tidak hanya datang dengan seragam dan prosedur, tetapi membawa pesan damai, solidaritas, dan kepedulian. Dengan membersihkan masjid, mereka tidak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga merawat kepercayaan publik yang menjadi fondasi utama keberhasilan institusi kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 WIB itu berakhir dalam suasana tertib, penuh keakraban, dan semangat gotong royong yang tinggi. Senyum warga dan peluh para anggota kepolisian menjadi simbol nyata bahwa pengabdian itu tidak harus selalu besar dan megah. Justru dari hal-hal kecil yang menyentuh kehidupan rakyat, citra dan martabat institusi dapat tumbuh dengan kuat dan berakar dalam hati masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Polres Gayo Lues bukan sekadar momen tahunan. Ia menjadi ruang kontemplasi dan aksi, di mana polisi dan rakyat menyatu, saling merawat, dan berjalan bersama menuju masa depan yang lebih baik. Di antara lantunan adzan Jumat yang menggema dari masjid yang telah bersih dan tertata, harapan dan doa pun mengalir, semoga Polri senantiasa diberikan kekuatan untuk terus melayani dan mengayomi dengan sepenuh jiwa. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Polda Aceh Diminta Mengusut Dugaan PT Rosin Trading Internasional yang Tetap Berjalan Meski Izin Dipersoalkan
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
“Hukum Tajam ke Bawah”, Rabusin Soroti Dugaan Ketidakadilan dalam Perkara yang Menimpanya
Di Tengah Dakwaan Lemah dan Bukti Cacat Hukum Beranikah Hakim Memvonis Rabusin
Alat Bukti Lemah Jadi Dasar Tuntutan, Proses Hukum Rabusin Ariga Lingga Dipertanyakan Publik
Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga: Kejanggalan Bukti dan Proses Hukum Diperbincangkan
Rabusin Ditahan, Pengadilan Jangan Jadi Alat Mafia Tanah di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB

Dorong Kesehatan Lingkungan, TMMD Bangun MCK di Aceh Barat Daya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:16 WIB

Satgas TMMD 128 Kodim Abdya dan Warga Bersihkan Semak dan Saluran Air di Gunung Cut

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:53 WIB

Excavator Dikerahkan, Progres Jalan TMMD di Kawasan Perbukitan Meningkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WIB

Tingkatkan Sanitasi Desa, Satgas TMMD Mulai Semenisasi Balok MCK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:46 WIB

Dari Pondasi Hingga Harapan, TNI Bangun Rumah Layak untuk Warga Gunung Cut

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:17 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim Abdya Gotong Royong Bersihkan Masjid Al Mukaramah Bersama Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:42 WIB

Aksi Nyata TMMD ke-128, TNI dan Masyarakat Bersihkan Masjid Demi Kenyamanan Ibadah

Kamis, 30 April 2026 - 18:20 WIB

TMMD Abdya Tuai Apresiasi, Kades: Program Ini Nyata Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Dorong Kesehatan Lingkungan, TMMD Bangun MCK di Aceh Barat Daya

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB