Bitung – Sulut | Wartaperubahan.com — sumber : dari Humas polres Bitung, Polres Bitung dan Pemerintah Kota Bitung terus berupaya menciptakan perdamaian dan meredam konflik antar kelompok pemuda. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah buka puasa bersama anak-anak muda Empang dan Sarikelapa, yang sebelumnya sempat terlibat perkelahian antar kelompok.
Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan di Masjid Al Falah Empang pada Rabu (11/3/2026) dan di halaman Masjid Al-Amin Sarikelapa, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, pada Kamis (12/3/2026). Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka dan Kapolres Bitung AKBP Albert Zai hadir dalam kegiatan ini, bersama dengan jajaran Polres Bitung, unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta sekitar 30 pemuda dari Empang dan Sarikelapa.
Panglima Adat Nusa Utara Kota Bitung Mario Mamuntu mengingatkan bahwa tidak ada manfaat dari permusuhan dan mendorong para pemuda menyalurkan energi dan bakat mereka ke kegiatan yang lebih membangun, seperti olahraga maupun latihan bela diri.
Randito Maringka menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian kepada para pemuda, termasuk membantu mendata anak-anak yang putus sekolah agar bisa mendapatkan perhatian dan pembinaan. Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk menjaga semangat persaudaraan demi menciptakan Kota Bitung yang harmonis.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di Kota Bitung. Ia juga mengajak para pemuda untuk memulai perubahan dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga sikap, pergaulan, dan saling menghormati satu sama lain.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi terciptanya hubungan yang lebih harmonis antara para pemuda di wilayah Empang dan Sarikelapa. Dengan demikian, Kota Bitung dapat menjadi kota yang lebih aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sejak awal kegiatan. Para tokoh yang hadir mengajak para pemuda untuk meninggalkan permusuhan dan mulai membangun masa depan yang lebih baik melalui kegiatan positif.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama menjelang berbuka puasa dan makan bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa dialog, kebersamaan, dan pendekatan humanis dapat menjadi jalan untuk membangun perdamaian di tengah masyarakat.
Kegiatan ini berakhir pada pukul 18.50 WITA dengan situasi aman, lancar, dan kondusif.tutupnya,” Humas polres Bitung

































