Semangat Haflah Akhirussanah Perkuat Komitmen Pesantren Cegah Intoleransi dan Radikalisme

WARTA PERUBAHAN

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:04 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Haflah Akhirussanah (Perayaan akhir tahun sekolah atau wisuda) di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, Kabupaten Siak, tidak hanya menjadi penanda berakhirnya tahun pendidikan para santri, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan ketahanan sosial di tengah masyarakat. Rabu (11/02/2026).

Pondok Pesantren Riyadus Sholihin yang dikenal sebagai pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU) turut menegaskan komitmennya dalam menanamkan ajaran Islam yang moderat dan berorientasi pada keseimbangan kehidupan bermasyarakat.

Mengusung tema “Harmoni Peradaban: Menyeimbangkan Ilmu, Iman, dan Etika,” kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter.

Rangkaian kegiatan yang meliputi pawai santri, pentas seni, serta seremoni kelulusan berlangsung penuh khidmat dan antusias.

Kehadiran wali murid serta masyarakat sekitar turut mencerminkan kuatnya dukungan terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan moral generasi muda.

Lebih dari sekadar tradisi akademik, Haflah Akhirussanah tahun ini menegaskan komitmen Pondok Pesantren Riyadus Sholihin untuk mengambil peran aktif dalam menjaga moderasi beragama dan persatuan.

Sejalan dengan tema harmoni peradaban, keseimbangan antara ilmu, iman, dan etika dipandang sebagai fondasi utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Melalui momentum tersebut, pesantren menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan serta bersinergi dengan kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait dalam upaya mencegah berkembangnya ideologi yang berpotensi merusak persatuan.

Pendidikan yang menekankan etika dan nilai kemanusiaan diyakini mampu menumbuhkan sikap saling menghormati serta memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang damai.

Pimpinan pesantren, KH.M. Thoyib Firdaus menegaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai toleransi, cinta damai, serta tanggung jawab kebangsaan.

Semangat para santri yang tercermin sepanjang rangkaian haflah menjadi gambaran bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang harus dijaga bersama.

Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas jangka panjang. Ketika ilmu dipadukan dengan keimanan dan dibingkai oleh etika, ruang bagi berkembangnya ideologi kekerasan akan semakin sempit.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi yang berorientasi pada perdamaian. Harmoni peradaban yang digaungkan menjadi refleksi komitmen untuk merawat kebersamaan di tengah keberagaman.

Haflah Akhirussanah pun menjadi pesan kuat bahwa, menjaga persatuan serta menangkal paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme merupakan tanggung jawab bersama.

Sumber: Haflah Akhirussanah

(Ros.H)

Berita Terkait

Skandalmu Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Buat Orang Lain Jadi Sasaran!
Lapas Binjai Raih Peringkat II Penilaian Ombudsman RI 2025, Kalapas Wawan Irawan Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima
Kapolres Gayo Lues Bagikan Daging Meugang kepada Insan Pers Sambut Ramadhan 1447 H
Sambut Ramadhan, Polres Kampar Siaga di Balimau Kasai: Keamanan dan Keselamatan Prioritas
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang
Wacana Provinsi BMR Menguat, Ketua DPC AKPERSI Gorontalo: Dukung Aspirasi Rakyat, Kesiapan Daerah Jangan Diabaikan
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Giatja Lapas Narkotika Pematangsiantar Dan Peserta Magang Kemnaker Melaksanakan Pelatihan aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sampah Sisa Sayur kepada WBP
Membangun Sinergi Lewat Tindakan Nyata: Transparansi dan Keterbukaan Polres Inhu Dukungan Nyata Kapolres Baru untuk Kemitraan dengan Media

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:08 WIB

Ramadan Berbagi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumut Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Masyarakat

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:33 WIB

Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno Tutup MTQ Lapas/Rutan se-Sumut dalam Gebyar Nuzulul Qur’an di Lapas I Medan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:34 WIB

WBP Lapas Kelas IIA Pancur Batu Raih Juara II MTQ Lapas Rutan se-Sumatera Utara

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:08 WIB

Imigrasi Polonia Medan Pastikan Pelayanan Keimigrasian Tetap Prima Meski Program WFA Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:09 WIB

Rutan Tarutung Gelar Buka Puasa Bersama Pegawai, Warga Binaan, dan Keluarga Warga Binaan, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:50 WIB

Ramadan Berbagi, Pemasyarakatan Sumut dan Imigrasi Sumut Salurkan 4.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:04 WIB

Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:32 WIB

Bapas Medan Sambut Kunjungan Kerja Kemenko Kumham Imipas Bahas Strategi Pemasyarakatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!