PW GPA DKI Jakarta Ingatkan KPF Profesional dan Tak Bangun Opini Negatif ke TNI

WARTA PERUBAHAN

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:44 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,25/02/2026 |  Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk jangan percaya informasi penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu indikatif keterlibatan TNI dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap penyebaran hoaks dan narasi framing yang menyesatkan terkait isu temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) mengenai dugaan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam peristiwa demonstrasi Agustus 2025.

Hal itu disampaikan ketua PW GPA DKI Jakarta dedi siregar menegaskan terkait laporan dari Komisi Pencari Fakta (KPF) yang menelusuri rangkaian peristiwa Agustus 2025, PW GPA meminta agar tidak membangun framing narasi yang seolah-olah menyasar institusi Tentara Nasional Indonesia

Menurut PW GPA DKI Jakarta, jika membaca secara utuh laporan yang beredar, terdapat empat level analisis terkait dugaan yang menyebutkan keterlibatan oknum. Bahkan dalam konteks tersebut, dugaan terhadap oknum anggota tidak serta-merta menggambarkan keterlibatan institusi TNI secara struktural.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) tidak boleh ditafsirkan secara keliru hingga menggiring persepsi publik seolah-olah Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat secara institusional.

Menurutnya, opini yang berkembang dan cenderung menggeneralisasi dugaan terhadap oknum menjadi keterlibatan lembaga secara keseluruhan merupakan sikap yang tidak proporsional, tidak tepat, serta berpotensi menyesatkan publik maka dari itu Jangan digoreng dan dipelintir

PW GPA DKI Jakarta juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Penyebaran narasi yang tidak proporsional berpotensi memperkeruh suasana serta merusak kohesi sosial.
Sebagai organisasi kepemudaan, PW GPA DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan, mendukung penegakan hukum yang adil, serta menolak segala bentuk politisasi isu yang dapat memecah belah bangsa. (*)

Berita Terkait

Ken I. Pramendra: PWI LS Siap Bersinergi dengan Polri Ciptakan Situasi Kondusif Saat Lebaran
Kapolda Sumbar Gelar Doa Akbar di Masjid Raya, DPP LPPI: Contoh Polisi Humanis dan Religius
Indonesia Darurat Perdagangan Orang, JARNAS Anti-TPPO Desak Reformasi Sistemik
Publik Apresiasi Kebijakan BGN, Insentif per Hari Dinilai Lebih Efisien
BAPERA Sajikan Ratusan Ta’zil dan Nasi Kotak Selama Ramadhan 1447 H
Samsuri, S.Pd.I., M.A. Resmi Menjadi Calon Presiden RI melalui Pembacaan Deklarasi
Tokoh Lintas Sektor Hadiri Refleksi “Setahun Mas Pram – Bang Doel” di Rawamangun
Diduga Gelapkan Dana Investasi Rp25 Miliar, Tia Ocvaria Jadi DPO Polisi

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:39 WIB

Lurah Makawidey: Gelar’ Posyandu Bantu Cegah Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Masyarakat,

Senin, 9 Maret 2026 - 18:57 WIB

Kapolres Bitung: Kami Tidak Akan Mentolerir Aksi Kekerasan Jalanan

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:26 WIB

Ningsry Datau: Wanita adalah Sinar Penyemangat bagi Bangsa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:56 WIB

Khotib dari Polres Bitung, Wujud Komitmen Polri Hadirkan Kebaikan di Bulan Ramadan

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kapolres Mitra Apresiasi Kinerja 6 Personel dengan Penghargaan

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:34 WIB

Kapolres Bitung Ajak Jamaah Masjid At-Taubah Isi Ramadhan dengan Ibadah dan Kebaikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:20 WIB

Polres Bitung Berbagi Takjil, Wujud Kepedulian Polri di Bulan Suci

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:42 WIB

Polres Bitung Patroli Malam, Amankan 43 Kendaraan yang Melanggar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!