Beras Bantuan Banjir Diduga Dijual Oknum Petugas, Warga Aceh Tengah Resah

Redaksi Medan

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 06:29 WIB

503 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH – Bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Aceh Tengah tercoreng. Beras bantuan yang semestinya disalurkan secara gratis kepada warga terdampak banjir, diduga diperjualbelikan oleh oknum petugas ke sejumlah kedai dengan harga Rp65.000 per kemasan 5 kilogram.

Informasi tersebut mencuat dari keluhan warga yang menemukan beras dengan ciri khas bantuan bencana justru beredar di kedai-kedai sekitar wilayah terdampak.

Sejumlah warga, Minggu (7/12) (mengaku heran karena bantuan yang mereka tunggu justru muncul di pasaran dengan label dan kemasan yang diduga sama dengan beras bantuan banjir.

“Kalau itu benar beras bantuan, ini sangat menyakitkan hati masyarakat. Kami korban banjir, tapi bantuan malah dijual,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, beras tersebut dijual dengan harga relatif tinggi untuk ukuran bantuan sosial, yakni Rp65.000 per karung 5 kilogram.

Kondisi ini memicu kemarahan dan kekecewaan warga, terlebih banyak korban banjir yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan harian.

Kasus ini diduga melibatkan oknum petugas penyaluran, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai siapa yang bertanggung jawab.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan, dan menindak tegas apabila terbukti terjadi penyalahgunaan bantuan.

Warga menilai, penyelewengan bantuan bencana merupakan tindakan tidak bermoral dan mencederai rasa kemanusiaan, terutama di tengah kondisi darurat yang dialami masyarakat Aceh Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi. Publik berharap adanya transparansi dan penegakan hukum agar bantuan sosial benar-benar sampai kepada warga yang berhak menerimanya.(rika)

Berita Terkait

Peningkatan Kompetensi SDM Industri Tembakau Gayo Jadi Fokus Disdag Aceh Tengah dan Bea Cukai Lhokseumawe
Sebanyak 79 Peserta Didik TK IT Az-Zahra Takengon Resmi Diwisuda dalam Pentas Seni yang Penuh Haru dan Semangat
Lagi, Kodam IM tangkap pengedar sabu di Kec. Bebesen, Kab. Aceh Tengah.

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:04 WIB

Audiensi dengan Pemkab Karo, Bapas Kelas I Medan Bahas Rencana Pembangunan Bapas Baru di Kabanjahe

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:42 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Kelas IIA Binjai Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:38 WIB

Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:27 WIB

Lapas Sibolga Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:25 WIB

Hadirkan Kehangatan dan Kebersamaan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Buka Bersama Warga Binaan dan Keluarga Warga Binaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:56 WIB

Didukung Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, Polsek Perbaungan Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:47 WIB

Buka Puasa Bersama dan Penguatan Tahfiz, Lapas Kelas I Medan Tegaskan Komitmen Pembinaan Humanis

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:23 WIB

Respon Cepat Informasi Masyarakat, PATNAL Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut sidak Lapas Lubuk Pakam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!