Dinilai Sebagai Biang Gagalnya Pembangunan Aceh, Mualem Didesak Copot Ketua TAPA dan Kepala Biro PBJ

WARTA PERUBAHAN

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 01:29 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Komunikator Publik dan Sosial, Ahyadin Anshar, menilai rendahnya serapan anggaran Pemerintah Aceh, batalnya pembangunan 500 unit rumah duafa, serta pembatalan tender lanjutan pembangunan RSUD-YA Tapaktuan merupakan bukti nyata gagalnya perencanaan dan pengelolaan anggaran daerah. Karena itu, ia mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk segera mencopot Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Aceh.

“Serapan APBA 2025 per Agustus hanya 43,55 persen dari Rp 11,006 triliun, jauh di bawah target 54,04 persen. Belanja modal yang menyangkut pembangunan fisik masyarakat, termasuk rumah duafa dan rumah sakit, baru terserap 25,33 persen. Ini kegagalan besar yang tidak bisa ditutupi dengan alasan teknis,” tegas Ahyadin, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, akibat kelalaian TAPA dan ULP, ribuan rakyat miskin kehilangan hak atas rumah layak. Program 500 rumah duafa yang sudah dialokasikan anggarannya justru batal direalisasikan. “Rakyat kecil dikhianati, karena mereka kembali dibiarkan hidup dalam rumah tak layak huni, padahal dana tersedia. Ini bukan sekadar salah hitung, ini kezaliman birokrasi,” katanya.

Ahyadin juga menyoroti pembatalan tender lanjutan pembangunan RSUDYA Tapaktuan. Rumah sakit rujukan utama untuk kawasan pantai barat selatan Aceh itu seharusnya menjadi prioritas, namun justru kandas akibat lemahnya proses pengadaan. “ULP Aceh gagal menjalankan fungsinya. RSUDYA sangat dibutuhkan masyarakat, tapi pembangunan mangkrak karena buruknya manajemen tender,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegagalan serapan anggaran dan proyek vital ini hanya mengulang pola buruk sebelumnya. Setiap tahun, miliaran hingga triliunan rupiah mengendap menjadi SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). “Tahun 2024 saja lebih dari Rp 1,5 triliun tidak terpakai, hal serupa akan terulang pada APBA 2025 dengan besaran angka yang lebih besar. Bayangkan berapa ribu rumah duafa dan fasilitas publik yang bisa dibangun dengan dana sebesar itu,” ujarnya.

Karena itu, Ahyadin menilai Ketua TAPA dan Kepala Biro PBJ tidak layak lagi dipertahankan. “Dua pejabat ini adalah biang gagalnya pembangunan Aceh. Jika Mualem tidak segera mencopot mereka, publik akan menilai bahwa pemerintah berpihak pada pejabat gagal, bukan pada rakyat,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan peringatan keras. “Aceh membutuhkan keberanian politik, bukan alasan teknokratis. Rakyat miskin butuh rumah, masyarakat butuh rumah sakit. Jika masalah ini dibiarkan, sejarah akan mencatat bahwa kepemimpinan saat ini turut mengkhianati rakyat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kekompakan Forkopimda Aceh Kunci Pemulihan dan Pembangunan
Pejabat PUPR dan Tata Ruang Kota Banda Aceh Bisa Di Pidana Jika Ruas Badan Jalan di Biarkan Berlubang
Bukber Kapolda Aceh Bersama Awak Media : Polda Aceh Dengan Insan Pers Solid Jaga Kamtibmas Kondusif
Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir
Solidaritas Pemuda Mahasiswa Aceh Selatan Serukan Dukungan Moral untuk Pemerintah dan Kepemimpinan Bupati H. Mirwan
PW SEMMI ACEH Mendesak Aparat Penegak Hukum Untuk Mengusut Tuntas Mafia Mafia Minyak Di aceh
Wujud Solidaritas Nasional, Kemenimipas Kirimkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Bencana Alam Sumatra

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:52 WIB

Pembangunan TMMD di Gunung Cut Tuai Apresiasi dari Kepala Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIB

Nurhabibah Menangis Bahagia, Teras Rumahnya Kini Dibangun Satgas TMMD

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:44 WIB

Jalan Penghubung di Gunung Cut Rampung, Warga Kini Lebih Mudah Beraktivitas

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:16 WIB

Pembangunan Fisik TMMD Ke-128 Kodim 0110/Abdya Berhasil Diselesaikan 100 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:07 WIB

Penutupan TMMD Abdya Besok Diwarnai Bhakti Sosial untuk Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:53 WIB

Dansatgas TMMD Kodim Abdya Ungkap Pekerjaan Fisik Sudah Rampung

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:21 WIB

Personel Kodim Abdya Matangkan Persiapan Penutupan TMMD ke-128 di Desa Gunung Cut

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:40 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Fokus Tuntaskan Rehab Rumah Warga di Gunung Cut

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Pembangunan TMMD di Gunung Cut Tuai Apresiasi dari Kepala Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:52 WIB

ACEH BARAT DAYA

Nurhabibah Menangis Bahagia, Teras Rumahnya Kini Dibangun Satgas TMMD

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:28 WIB

ACEH BARAT DAYA

Penutupan TMMD Abdya Besok Diwarnai Bhakti Sosial untuk Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:07 WIB