Kekerasan terhadap Wartawan CNN Indonesia di Pidie Jaya, PW FRN Aceh Kecam Keras Tindakan Premanisme

WARTA PERUBAHAN

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025 - 21:56 WIB

501 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya – Kekerasan terhadap Ismail M Adam atau Ismed, seorang wartawan CNN Indonesia, oleh oknum Keuchik Gampong Cot Seutui, Kecamatan Ulim, pada Jumat malam (24/1), menuai kecaman luas. Insiden ini dinilai sebagai tindakan premanisme yang mencederai kebebasan pers di Aceh. Minggu 16/1/2025

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kekerasan bermula saat Ismed melakukan peliputan terkait inspeksi mendadak yang dilakukan Kepala Dinas Kesehatan dan KB Pidie Jaya di Polindes Cot Seutui. Sebagai jurnalis, Ismed bekerja secara profesional dan menyajikan informasi sesuai standar jurnalistik. Namun, pemberitaan yang diterbitkan oleh Ismed diduga memicu kemarahan oknum Keuchik hingga berujung pada kekerasan fisik.

Kejadian tersebut terjadi di sebuah kedai kopi, saat Ismed sedang bersantai. “Ismed dibal-bal, dipukul, dan diinjak-injak oleh pelaku di hadapan banyak orang. Ini adalah bentuk premanisme yang tidak bisa ditolerir,” ungkap Agus Suriadi, Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Provinsi Aceh, saat dikonfirmasi media.

PW FRN Aceh, yang dinahkodai oleh Agus Flores sebagai Ketua Umum, mengecam keras tindakan tersebut. “Kekerasan terhadap jurnalis adalah pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mencederai prinsip kebebasan pers yang dilindungi undang-undang,” tegas Agus Suriadi.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu SIK MH, diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku mendapat sanksi hukum yang setimpal.

“Pers memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada publik. Jika kebebasan pers dilanggar, maka demokrasi juga terancam,” lanjut Agus Suriadi.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya memberikan perlindungan kepada jurnalis dalam menjalankan tugas mereka. PW FRN Aceh berharap insiden ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang, agar kekerasan terhadap insan pers tidak terulang di masa mendatang.

Berita Terkait

Dampak Konflik Sosial Menjadi Dasar, Mahasiswa dan Pemuda Pidie Tolak Kehadiran Pengungsi Rohingnya di Aceh
Pj Ketua Dekranasda Pidie Hadiri Peresmian Galeri Seuramoe Kerajinan Aceh, Dorong Perajin Lokal Berinovasi
Pj Bupati Pidie Terima Sertifikat Milik Pemkab
Pj. Bupati Pidie Lihat Langsung Perbaikan Talud Waduk Blang Pawod
Pj. Bupati Pidie Buka Diklat Paralegal YARA – FH Unigha
Pj. Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Tinjau Pasar Pante Teungoh Sigli, Pantau Kestabilan dan Ketersediaan Barang Pokok

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:34 WIB

Satgas TMMD Bersama Masyarakat Percepat Rehab RTLH di Kecamatan Tangan-Tangan

Senin, 18 Mei 2026 - 21:04 WIB

TMMD 128 Kodim Abdya Bangun Jalan di Atas Pegunungan untuk Mudahkan Akses Petani

Senin, 18 Mei 2026 - 20:36 WIB

Jelang Penutupan TMMD Ke-128, Kodim Abdya Pastikan RTLH Rampung Tepat Waktu

Senin, 18 Mei 2026 - 19:46 WIB

Kodim 0110/Abdya Uji Ketahanan Fisik Prajurit Lewat Garjas Berkala

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:19 WIB

Karya Bhakti Satgas TMMD Abdya, Mushola Warga Kini Lebih Nyaman untuk Beribadah

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:22 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Percepat Pembangunan Rumah Sehat untuk Warga

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:20 WIB

Tradisi Layangan Warnai Program TMMD Kodim 0110/Abdya di Tangan-Tangan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:54 WIB

Kerja Keras Satgas TMMD Abdya Ubah Medan Pegunungan Jadi Akses Jalan Baru

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Kodim 0110/Abdya Uji Ketahanan Fisik Prajurit Lewat Garjas Berkala

Senin, 18 Mei 2026 - 19:46 WIB